Mewujudkan pengelolaan sumberdaya alam dan hutan secara lestari dan berkelanjutan oleh masyarakat di dalam dan di sekitar hutan yang memberikan manfaat ekosistem yang sebesar-besarnya
± 0 ha
Perhutanan Sosial
± 0 orang
Penerima Manfaat
Jelajahi peta interaktif program kami, lihat data, dan temukan bagaimana Anda bisa menjadi bagian dari perubahan yang berkelanjutan melalui Platform Dampak CFES.
Jelajahi Dampak Kami



Dunia Sedang Berubah Cara Menilai HutanDi tengah krisis iklim yang semakin nyata dan tuntutan publik akan akuntabilitas korporasi yang terus menguat, satu konsep kini mendominasi percakapan bisnis dan kebijakan global: ESG singkatan dari Environmental, Social, and Governance. Bukan sekadar tren, ESG telah menjadi standar baru dalam pengambilan keputusan investasi, operasional bisnis, dan pengelol...

Gambar-gambar kampanye penanaman pohon, barisan bibit, kegiatan gotong-royong, dan jumlah bibit yang ditanam sering menjadi sorotan publik dan donor. Upaya ini penting sebagai bentuk kepedulian dan pemulihan lanskap. Namun jika tujuan utama adalah menjaga fungsi ekosistem yang menopang kehidupan, ketersediaan air bersih, kestabilan tanah, dan keberlanjutan mata pencaharian, maka ukuran keberhasil...

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Namun, tekanan terhadap hutan dan ekosistem terus meningkat akibat perubahan tata guna lahan, eksploitasi sumber daya, dan dampak perubahan iklim. Dalam konteks ini, pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan ekologi dan kesejahteraan so...

Hutan Desa Rio Kemunyang di Desa Durian Rambun bukan sekadar batas administratif penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat. Kawasan ini adalah benteng hidup yang membuktikan bahwa masyarakat tepi hutan merupakan aktor utama dalam menjaga jaringan ekologis. Di balik pepohonan rapat tersebut, Trenggiling Sunda (Manis javanica) terus bergerak secara diam-diam menggali tanah dan menjaga keseimbangan ek...

Perhutanan Sosial di Indonesia kini tidak lagi sekadar berbicara mengenai akses legal masyarakat terhadap kawasan hutan. Lebih jauh dari itu, tantangan terbesarnya adalah bagaimana memastikan kelompok masyarakat pemegang izin memiliki kapasitas tata kelola yang mumpuni. Sebuah izin pengelolaan hanyalah selembar kertas tanpa adanya kemampuan menerjemahkan visi jangka panjang ke dalam langkah tekni...

Desa Telaga, 30–31 Januari 2026 — Dalam rangka memperkuat pengelolaan Hutan Desa Telaga yang berkelanjutan, transparan, dan berkeadilan, Community Forest Ecosystem Services (CFES) bersama Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Telaga menyelenggarakan rangkaian kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) serta Pelatihan Administrasi Keuangan dan Penyebaran Informasi Publik.H...

CFES menyelenggarakan Annual Meeting 2026 pada Kamis hingga Sabtu, 8–10 Januari 2026, bertempat di Jambuluwuk Convention Hall & Resort, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan tahunan ini menjadi ruang strategis bagi organisasi untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan arah kerja CFES sepanjang tahun 2026 dengan mengusung tema “Solid Team, Meaningful Impact.”Lebih dari sekadar agenda r...

CFES secara resmi membuka Beasiswa Hutan Desa Lemmanis Tahun 2026 bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat, serta mahasiswa perguruan tinggi. Program beasiswa ini dibuka untuk pendaftaran mulai 8 hingga 23 Januari 2026.Beasiswa Hutan Desa Lemmanis merupakan bentuk dukungan teknis dan pendanaan dari CFES dan PT Dhar...

Desa Sepakat Jaya – Kesehatan manusia dan kelestarian alam adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Semangat inilah yang menjadi jiwa dari pelaksanaan Bulan Kesehatan Lemmanis 2025, sebuah inisiatif kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada layanan medis, tetapi juga memperkuat komitmen masyarakat dalam menjaga Hutan Desa (HD) Lemmanis. Program ini menegaskan pesan strategis bahwa kuali...

Tanaman kantong semar (Nepenthes) merupakan satu-satunya genus dalam famili Nepenthaceae dan dikenal sebagai tumbuhan karnivor dengan daun yang termodifikasi menjadi kantong (pitcher) berisi cairan untuk menangkap dan mencerna mangsa, terutama serangga dan artropoda lain (Moran & Clarke, 2010). Dalam kajian botani, istilah “tanaman kantong” juga digunakan untuk menyebut beberapa kelompok lain...

Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) merupakan salah satu primata paling penting bagi keberlanjutan ekosistem hutan hujan tropis di Asia Tenggara. Sebagai satwa dengan peran ekologis kunci, orangutan tidak hanya menjadi indikator kesehatan hutan, tetapi juga penopang utama proses regenerasi alami. Namun, statusnya di alam terus berada pada kondisi genting. IUCN Red List (2023) menetapkan orangut...

Selama ini, banyak pelaku usaha masih memandang tanggung jawab lingkungan sebagai cara menebus dampak dari kegiatan mereka. Pendekatan ini sering berhenti pada kompensasi, sekadar memenuhi kewajiban tanpa melihat potensi yang lebih besar di baliknya. Padahal, jika dikelola dengan visi jangka panjang, kompensasi dapat menjadi awal dari investasi konservasi yang tumbuh, menghidupkan kembali alam, d...




